LPP Sugar Knowledge Center

Menuju Industri Gula Berdayasaing, Bermartabat, Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan.
 

Customer Care di Pabrik Gula

Posted by Heryanto Ichsan in Current Issue | 1 comment
customer care

Customer Satisfaction

Layanan Pelanggan (Customer Care) secara singkat didefinisikan sebagai pelayanan terbaik terhadap pelanggan (Customer), yang perlu diperhatikan adalah pelayanan terbaik tersebut seharusnya diukur dari sisi pelanggan sehingga kesimpulannya bukan sekedar memberi pelayanan terbaik tapi harus “memuaskan atau sesuai dengan harapan pelanggan (customer)“.

 

Penjiwaan Customer Care ini sangat relevan bahkan menjadi kunci sukses terkait dengan tugas kita di Pabrik Gula. Secara garis besar bisa kami gambarkan bahwa setiap Bagian/divisi di Pabrik Gula mempunyai Customer, misalnya Bagian Tanaman customernya adalah Bagian Teknik (Instalasi) & Pabrikasi, Bagian Teknik customernya adalah Bagian Pabrikasi, sedang Bagian Pabrikasi customernya adalah pembeli produknya, dst.

 

Bagian Tanaman mengirim Bahan Baku Tebu ke Pabrik, tetapi apakah kualitas dan kuantitasnya sudah sesuai dengan harapan Bagian Instalasi & Pabrikasi? selanjutnya Bagian Instalasi menyiapkan peralatan (mesin) untuk digunakan atau mendukung pada proses pengolahan, apakah mesin – mesin tersebut kinerjanya sesuai dengan harapan Bagian Pabrikasi? demikian juga dengan Bagian Pabrikasi yang menghasilkan produk (gula/tetes), apakah produk tersebut kualitasnya sesuai dengan keinginan pelanggan (customer)?

 

Semua yang kita hasilkan harus bertujuan pada KEPUASAN PELANGGAN (CUSTOMER SATISFACTION), apabila kita “ merasa” telah memberikan yang terbaik tanpa melakuakan evaluasi dari sisi pelanggan (customer) maka yang terjadi adalah friksi & disharmonisasi di lingkugan kerja yang pada akhirnya akan sulit mencapai sasaran Perusahaan.

 

Langkah yang bijak adalah kita melakukan yang terbaik dan mencari informasi / mendengarkan sejauh mana tingkat kepuasan pelanggan (customer) masing – masing, complain dari customer digunakan sebagai koreksi untuk melakukan perbaikan, kalimat bijaknya adalah LEBIH BAIK BERBENAH DARI PADA BERKILAH.

 

Apabila jiwa Customer Care telah menyatu dalam diri kita maka hal positif yang dirasakan antara lain adalah :

  • Suasana kerja lebih menyenangkan
  • Meningkatkan kerja sama tim
  • Meningkatnya motivasi karyawan untuk mencapai sasaran Perusahaan.

Berdasarkan pengalaman kami beberapa faktor yang menghambat tercapainya tujuan Customer Care antara lain :

  • Kurangnya dukungan (moril dan materiil)
  • Bekerja berada dibawah tekanan
  • Keterbatasan pengetahuan karyawan
  • Rendahnya kesadaran karyawan terhadap pentingnya Customer Care

 

Apabila salah satu faktor penghambat itu ada, tentu kita semua harus berusaha untuk meminimalisirnya, paling tidak dapat menghindari berkilah dengan tidak mengatakan “Bicara lebih mudah dari pada melakukan”.

 

Sebentar lagi beberapa Pabrik Gula akan mengakhiri masa giling 2013, dari kami mengucapkan SELAMAT BEKERJA, PUASKAN PELANGGAN ANDA, DAN TETAP SEMANGAT !!

 

The following two tabs change content below.

Heryanto Ichsan

Latest posts by Heryanto Ichsan (see all)

(komentar anda cermin pribadi anda, mari budayakan komentar dengan bahasa yang baik)
Untuk berdiskusi, tulis komentar dengan login di akun FB anda :

Categories

Web Stats


institutions and administrations